//
you're reading...
Sejarah, Uncategorized

Bung Tomo,….Gelar Pahlawan Akhirnya Kau Dapatkan, Refleksi 63 Tahun Perjuangan 10 Nopember 1945

Perjuangan Arek-Arek Surabaya pada tahun 1945 yang terkenal heroik seolah tak lepas dari semangat yang dikobarkan oleh Bung Tomo. Dengan suara khasnya yang mampu menggetarkan dada dan membuat bulu kuduk berdiri dan mengobarkan semangat juang pemuda-pemuda Indonesia pada umumnya dan arek-arek Suroboyo pada khususnya.

Kembalinya Inggris dan sekutu-sekutunya membuat geram para pemuda pada waktu itu, apalagi sikap congkak para tentara Inggris yang mengultimatum pejuang Indonesia untuk segera menyerahkan senjata-senjata hasil rampasan dari tentara Jepang yang telah menyerah. Ini yang menjadikan sulut amarah arek-arek Surabaya, dan…. pecahlah pertempuran dahyat di Surabaya. Gemuruh suara takbir dari suara Bung Tomo lewat radio membakar semangat pertempuran. Aku sendiri ketika mendengarkan rekaman orasinya jadi ikut merinding juga. Kalo ngga percaya downlod aja rekaman orasi beliau di sini.

Sang Pembakar Semangat Arek-Arek Suroboyo

Pertempuran begitu dahsyat karena dendam Inggris kepada arek Suroboyo yang telah menewaskan salah satu Jendralnya bernama A.W.S Mallaby di depan Gedung Internatio (sekarang depan Jembatan Merah Plasa).

forum.detiksurabaya

Mobil tempat tewasnya AWS. Mallaby - sumber: forum.detiksurabaya

Korbanpun berjatuhan, arek-arek Suroboyo mampu menunjukkan eksistensi kedaulatan Negara Republik Indonesia dengan pertempuran tersebut. Hingga akhirnya dunia masih menganggap bahwa Negara Indonesia itu masih ada.

forum.detiksurabaya

Arek Suroboyo dengan bambu runcing-sumber:forum.detiksurabaya

forum.detik.com

insiden perobekan bendera belanda di hotel oranye surabaya - sumber:forum.detik.com

Itu terjadi enam puluh tiga tahun yang lalu. Selama itu perjuangan arek-arek Suroboyo dikenal dengan Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 Nopember. Ikon perjuangan yang ditampilkan adalah Bung Tomo, karena beliaulah yang membakar semangat juang pada waktu itu. Namun sampai sejauh ini gelar pahlawan belum beliau sandang. Pemerintah mulai dari pimpinan Soekarno hingga Megawati belum memberikan kepastian penghargaan gelar pahlawan nasional kepada Bung Tomo atas jasa-jasa perjuangannya. Padahal semua masyarakat tahu, khususnya warga Surabaya kalau pengobar semangat perjuangan tahun 1945 di Surabaya adalah Bung Tomo.

forum.detiksurabaya

Dan tahun ini genap 63 tahun perjuangan arek-arek Suroboyo diperingati, akhirnya gelar Pahlawan Nasional untuk Bung Tomo dianugerahkan oleh pemerintah. Kabar baik itu pertama kali ku lihat di banner salah satu stasiun TV swasta. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Dan sebagai warga Surabaya rasanya ikut bangga karena pejuang kemerdekaan yang selama ini jadi ikon perjuangan di Surabaya mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Nasional.

Iklan

About cakanas

Seorang yang terlahir di kota Pahlawan, yang hobby mempelajari sesuatu yang baru walau terkadang agak "extrem" hanya sekedar untuk membuktikan bahwa orang lain bisa mengapa ku tidak.

Diskusi

18 thoughts on “Bung Tomo,….Gelar Pahlawan Akhirnya Kau Dapatkan, Refleksi 63 Tahun Perjuangan 10 Nopember 1945

  1. Berita tentang penganugerahan itu sangat menggembirakan. Tapi, kalaupun tidak dapat gelar itu, Bung Tomo tetap pahlawan yang tiada duanya. Buku2nya, seperti Pertempuran 10 November 1945, Bung Tomo Menggugat, serta Bung Tomo Suamiku membukti itu semua. Hidup Sang Pahlawan! Ayo kita lanjutkan perjuangannya. Bukunya yang berjudul Pertempuran 10 November 1945 malah dikasih bonus CD pidato

    Posted by mas yon | November 3, 2008, 11:33 am
  2. setuju cak..!!! dianggep pahlawan opo gak..sing penting tetep berjuang. Berjuang menegakkan kebenaran, melawan monopoli, kapitalisme dan korupsi.
    Nek ngaku dadi arek Suroboyo, yo kudu wani dan penuh inspirasi. Cirine arek Suroboyo iku spontan idenya dan sukses perjuangannya.

    Merdeka !!!

    Posted by superkampret | November 4, 2008, 9:31 am
  3. Ya betul Mas Yon….sebagai warga Surabaya saya sangat mengidolakan beliau yang tegas dan vokal dalam berjuang menegakkan kebenaran dan kemerdekaan. Selain itu almarhum kakek saya dulu juga ikut dalam pertempuran yang heroik tersebut 63 th yang lalu, semangat dan jiwa patriotnya sangat tinggi dan saya kagumi.
    Btw, buku bisa di beli di mana ya???

    Posted by cakanas | November 4, 2008, 9:53 am
  4. Merdeka!!!
    Sebagai Arek suroboyo sekarang wajib hukumnya untuk meneruskan perjuangan para pendahulu kita. semoga arwah pahlawan di terima di sisi ALLah swt .
    Amin.Merdeka

    Posted by dwi | November 11, 2009, 4:10 am
  5. # dwi
    Betul…betul…betul…. 😀

    Posted by cakanas | November 11, 2009, 11:17 am
  6. aku,…pEnGen nangissss

    Posted by fitra sanG pElajar | Januari 27, 2010, 6:16 am
  7. dia orang yang idealis, dan tidak takut terhadap ancaman,,, ini sharusnya ada pada generasi saat ini….

    Posted by SOEMITRO | Maret 19, 2010, 2:37 am
  8. # Fitra
    yang bikin nangis apanya ya..?? 😀

    # Soemitro
    Setuju … selama kebenaran tujuannya, jangan takut untuk membelanya… (koq aq jadi ikutan idealis..wakakkakaka)

    Posted by cakanas | Maret 27, 2010, 4:53 am
  9. pantas di beri kehormatan yang tinggi,karna beliau adalah pahlawan yang sangat berjasa di masa perang!!!!!!!!!!!!
    mudah-mudahan semangat beliau masih ada sampai sekarang bagi anak-anak banduuoooooooong

    Posted by Nepriadi | Januari 24, 2011, 3:47 am
  10. #Nepriadi : setuju .. dan salam kenal.

    Posted by cakanas | Januari 26, 2011, 5:41 pm
  11. kita telah menikmati merdekaan ini tapi apa balasan kita kepada mereka yang telah berkorban jiwa dan raganya untuk kemerdekaan ini ?????????????????????????????

    Posted by agah | Februari 10, 2011, 12:43 pm
  12. #agah: iya… apa ya??? 😀

    Posted by cakanas | Februari 12, 2011, 5:56 pm
  13. yg meneruskan dan mengagumi perjuangan2 para pahlawan adalah rakyat kecil yg miskin,sedangkan rakyat besar nan kaya dan rakus hanya mau duduk manis dan ketiduran dikursi empuk dlm bangunan mewah (depeer).

    Posted by sipejuangrantau | Oktober 10, 2011, 2:44 am
  14. Permisi… saya izin copas ga,bar mobil malaby di blog saya ya… Terima kasih sebelumnya.. 🙂

    Posted by Ridfa | Oktober 24, 2011, 3:56 am
  15. Wah emang dhulu pahlawan kta mati2’an dmi mrebut kmrdkaan skarang mlah k blikny skrang DPR BERLOMBA2 untk mencri uang ngara alias k0rup!

    Posted by Iik sugy | Desember 28, 2011, 1:07 am
  16. benerrr… mereka berjuang karena uang…

    Posted by cakanas | Januari 6, 2012, 6:30 am
  17. Bangkai mobil malaby sekarang dimana ya?

    Posted by lelesurabayamadura | Oktober 22, 2012, 5:35 am
  18. #lelesurabayamadura: iya…ya… kalo masih ada pasti bagus buat cagar budaya dan dipajang di taman depan Jembatan Merah Plasa yang dulu lokasi dimana mobil sang jendral sekutu tersebut meledak.

    Posted by cakanas | November 23, 2012, 3:05 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

  • 64,533 hits
%d blogger menyukai ini: