//
you're reading...
Sosial Review

Kelangkaan ELPIJI “Menghambat” Studi OpenSource

Akhirnya OOT juga, sebab apa yang kutulis ngga’ nyambung dengan tema di Blog ini. Gatal rasanya ingin segera menuangkan unek-unek yang menggelitik di benakku soal ELPIJI dan Masalahnya. Betapa tidak, pemberitaan tentang konversi Minyak tanah ke Elpiji beberapa waktu lalu sempat menjadi Top News di setiap media. Lalu disusul dengan serentetan berita kebakaran yang diakibatkan oleh kecerobohan karena ketidaktahuan penggunaan Elpiji. Yang paling membuat geregetan adalah pemberitaan pengurangan isi dari tabung Elpiji bersubsidi oleh oknum-oknum pedagang yang mencari keuntungan sehingga masyarakat banyak dirugikan. Berita terbaru terjadi kelangkaan pasokan Elpiji oleh pihak pertamina, sehingga harga eceran menjadi lebih mahal. Hal ini yang membuat semakin panjang daftar rentetan masalah konversi Elpiji. Halah… ngomongku seperti pengamat ekonomi aja… πŸ˜›

Most Wanted...!!!

Most Wanted...!!!

Lalu apa kaitannya dengan antara Elpiji dengan Studi OpenSource?? Nah bener kan ngga’ nyambung…eiiittt…tunggu duyu.

Justru dengan semakin langka dan tingginya harga Elpiji beralamat pasokan segelas kopi yang menemaniku disaat sedang ngoprek OSS akan terhambat. Pasalnya ketika Elpiji lagi habis, mau tidak mau aq harus keliling dulu nyari agen pengecer Elpiji nah kalo pas semua lagi kosong….opo gak mumet. Mosok mau nyruput segelas kopi aja harus muter-muter kampung. Akhirnya acara ngoprek batal gara-gara muter keliling cari Elpiji.

Wuih…ternyata efeknya segitu ya…..ternyata ngga’ hanya pedagang Kaki Lima aja yang kelimpungan, tapi para opreker Linux/OSS yang sering bergadang juga kena imbas dari kelangkaan Elpiji. πŸ˜€

Iklan

About cakanas

Seorang yang terlahir di kota Pahlawan, yang hobby mempelajari sesuatu yang baru walau terkadang agak "extrem" hanya sekedar untuk membuktikan bahwa orang lain bisa mengapa ku tidak.

Diskusi

5 thoughts on “Kelangkaan ELPIJI “Menghambat” Studi OpenSource

  1. Salam kenal Cak Anas …..

    Klo pencinta FOSS harusnya u ngopi jg pk cara2 yang open, moso tergantung pasokan gas dari pemerintah? itu kan berbayar! cari ranting2 kering trusss bahan bakar kan bagus jg …. Free lagi!

    Sy hanya orang yg sok akrab dg Linuxer, biar dimasukan di daftar linuxernya Cak Anas …he … klo ada waktu mampir di lutfi-unijoyo.blogspot.com

    Kok di Unijoyo? kenal sama si kribo Rotyyu?
    Pasti kenal lah … dia kan admin d lab saya …..

    Trims.

    Posted by lutfi | Desember 15, 2008, 5:09 am
  2. wah kalo pake cara bakar kayu, bisa-bisa kena pasal illegal loging. Nah itu kalo aq saja yang lagi bikin kopi, kalo yang bikin linuxer se dunia apa ngga bikin pulusi dan menambah daftar panjang penyebab global warming…. πŸ˜›

    Posted by cakanas | Desember 17, 2008, 5:13 am
  3. Ada cara lain cak, pake kompor listrik aja, jadi ga perlu pusing2 nyari el pi ji lagi, tinggal nyolok ke listrik kopi terhidang dengan cepat. Tapi hati2 dengan tagihan listrik di akhir bulan…… πŸ™‚

    Posted by rotyyu | Januari 4, 2009, 4:11 am
  4. warnanya mirip bunglon ya pak. aku juga punya barang seperti itu. pake dispenser aja pak. daripada susah cari gas. atau ada ga ya water cooling cpu tapi waternya plus kopi.

    Posted by bobo | Januari 4, 2009, 7:57 pm
  5. #bobo
    bener om….mungkin yang vendor tabungnya pake opensuse πŸ˜›

    Posted by cakanas | Januari 6, 2009, 7:21 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

  • 61,244 hits
%d blogger menyukai ini: