//
you're reading...
Edukasi, Sosial Review

#Fotokopi

Kenapa harus kopi?…. pertanyaan itu selalu muncul setiap berjumpa dengan orang yang pernah membuka wall facebook atau di beberapa akun sosmed saya. Tidak sedikit orang yang saya kenal selalu bertanya soal itu. Mulai dari yang sekedar iseng, memberi saran sampai yang mengapresiasi kegiatan memotret segelas kopi dengan berbagai situasi dan kondisi dan dengan memberikan hastag fotokopi (#fotokopi) dan tema situasi saat itu.

Awalnya hanya iseng saja, saat lagi cangkrukan (hangout) dengan rekan-rekan komunitas FOSS yang ada di Surabaya (KLAS) sambil ngopi bareng. Entah mengapa ada hasrat untuk memotret cangkir kopi tersebut sebelum ku minum. Seolah menjadi suatu hobi tersendiri akhirnya selalu ketagihan untuk mengabadikan setiap moment cangkir atau gelas kopi yang akan atau sudah diminum di berbagai tempat dan pose. Hasilnya sudah terkumpul ratusan foto kopi….

image

Kopi memiliki popularitas terhebat sepanjang sejarah, hingga di negeri ini konon kopi dari indonesia punya nama di hati para penikmat kopi dunia. Java coffee, luwak coffee, kopi atjeh, kopi bali, kopi toraja dan yang lainnya merupakan deretan nama-nama perkopian asli indonesia.

Lalu kenapa harus minum kopi?.… pertanyaan itu juga sering muncul. Jawaban saya memang agak panjang. Sebab dengan meminum kopi saya ikut membantu menghidupkan geliat perekonomian negri ini, khususnya dibidang perkopian. Betapa tidak, jika saya minim kopi tiap hari, maka akan membantu petani kopi, buruh angkut kopi, penyedia jasa angkut kopi, buruh paberik kopi, penggiling kopi, pembuat bungkus kopi dan masih banyak lagi sampai penjual kopi diwarkop sebelah. Ini merupakan bukti semua saling membantu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masing-masing.

Belum lagi acara ngopi bareng, merupakan ajang silaturrahmi untuk ketemu dengan rekan-rekan, kolega, bahkan sanak saudara yang dipercaya bisa membuat panjang umur dan banyak rezeki. Dan dengan ngopi bareng, keakraban antara atasan dan bawahan, antara yang tua dan yang muda terjalin dengan harmonis …..

Untuk itu setiap momentum terbaik itu perlu diabadikan agar kelak dapat terukir dalam sejarah…. bukankah kita ini bagian dari sejarah. Walaupun kita tidak bisa berkontribusi besar dalam sejarah, minimal kita memiliki catatan sejarah tersendiri dengan karakter dan kekhasan diri kita sendiri.

Jadi kenapa harus #fotokopi…? Ya kalo itu sekedar istilah aja agar mudah dikenal dan diingat oleh semuanya… sampai-sampai setelah saya upload setiap hasil jepretan foto kopi saya, responnya selalu positif, bahkan ada rekan yang belum pernah bertemu sama sekali dan hanya kenal via facebook mengirimi saya beberapa bungkus kopi dari Palembang (*thanks buat Mbak Fatimah Muharram)…. luar biasa sekali. Dan yang paling sering adalah ajakan ngopi bareng setelah saya upload #fotokopi oleh rekan komunitas IT untuk membahas agenda kegiatan atau proyek kecil-kecilan…

Iklan

About cakanas

Seorang yang terlahir di kota Pahlawan, yang hobby mempelajari sesuatu yang baru walau terkadang agak "extrem" hanya sekedar untuk membuktikan bahwa orang lain bisa mengapa ku tidak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Desember 2014
S S R K J S M
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

  • 61,244 hits
%d blogger menyukai ini: